Jumat, 16 Mei 2014

hai, selamat malam :)

Hai, selamat malam kau tuan pengepul isi otak. Entah mengapa malam ini bayanganmu begitu menyita perhatianku, dimana wangi parfum mu mengudara di sekitar ku. Hai kau, apakabar? Entah apakah pertanyaan basi itu masih berlaku. Bodohnya aku, mengapa aku bisa merasakan serindu ini, padamu yang baru beberapa hari tak ku temui. Namun, aku masih ingat senyum itu, senyum yang menguatkanku, yang hadir sapukan tangisku. Aku menyukai caramu meredam amarahmu dihadapanku, aku menyukai caramu berpikir didepanku, dan aku menyukai caramu tersenyum, dimana matamu dipenuhi oleh saraf saraf yang mampu menenangkanku. Kini aku tak lagi merasa sendiri, karna Tuhan, kini hadirkan mu yang tak pergi disaat semua berlalu. Kamu yang tak pernah mengeluh saat aku menjengkelkan mu, kamu yang selalu membuat ku tertawa dan bertanggung jawab menghentikan air mataku saat aku mulai menangis. Kamu yang tersenyum dan tertawa lepas saat melihatku marah dengan cara manjaku, caramu yang selalu mencoba menyentuh hidungku dengan sebutan lucu itu, Aku juga masih ingat cara mu mengirimkan pesan teks setiap malam itu, dimana puisi puisi itu memenuhi layar handphoneku. Lucu, manis, namun saat itu tak ku kira kau seserius ini, bahkan tak pernah ku kira bahwa aku akan merasakan rindu seperti ini. Rindu yang kau hadirkan sendiri, rindu yang membuat segalanya seperti magis, rindu yang membuatnya terkenang manis. Terlalu banyak hal hal yang kau endapkan disini, yang membuatnya selalu ingin diulangi. Hai kamu , ya kamu seseorang yang tanpa sadar hadirkan banyak hal yang sayang untuk dilewatkan:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar