hal-hal kecil yang tanpa disadari memiliki sejuta kerinduan untuk mengulanginya. hal-hal kecil yang ternyata terlalu istimewa untuk dilewatkan. hal-hal kecil yang memulai suatu sejarah besar dan hal-hal kecil yang sangat disayangkan untuk dilupakan.
Rabu, 14 Mei 2014
mahasiswa dijadikan sebagai alat penghasil uang
Betapa sangat disayangkan, jika sebuah institut yang dipercayai masyarakat dan negara untuk mencerdaskan bangsanya malah menyalah gunakan apa kewajibannya. Kini semakin banyak tempat tempat negri ataupun swasta yang seharusnya menyalurkan pengetahuan mereka malah tercoreng oleh oknum - oknum yang berstatus sebagai pengajar.
Salah satu kasus terjadi di sebuah perguruan tinggi swasta yang terkenal di salah satu kota yang terdapat di jawa barat.
Salah seorang pengajar yang seharusnya membimbing agar muridnya dapat dengan cepat menyelesaikan pendidikannya, malah dengan sengaja membuat muridnya sulit untuk meraih kata sidang dan wisuda. Hal ini diketahui, karna salah seorang mahasiswi yang telah ditanda tangani sidang dan telah mempersiapkan diri untuk melaksanakan sidang malah di batalkan secara sepihak oleh sang dosen satu jam sebelum jadwal sidang yang seharusnya ia lakukan, karna tidak terima dengan keputusan sepihak sang dosen, dosen pembimbing sang mahasiswi yang dirahasiakan identitasnya pun melakukan aksi protes, mengapa mahasiswanya di batalkan sidang secara sepihak . karena sadar bahwa ia akan mendapat teguran dan takut bahwa nanti dirinya akan menerima teguran, maka sang dosen pun melakukan pengalihan masalah dengan menyalahkan si anak tersebut, yang menurutnya tidak bersikap sopan kepadanya.
Tidak hanya itu dosen yang kini menduduki jabatan penting di salah satu jurusan disebuah fakultas ini pun, kini bersikap sewenang-wenang terhadap mahasiswanya, dengan sengaja ia melakukan hal yang tidak dilakukannya secara transparan untuk membuat mahasiswanya tidak cepat mendapatkan kata "lulus". Karna ia takut statusnya sebagai dosen akan terancam dikarenakan jurusan yang sedang ia pegang sedang sepi peminat, karena hadir salah satu jurusan yang lebih diminati dan hadir dengan barisan dosen yang kuat dan kompak untuk menyukseskan anak didiknya.
Betapa mirisnya pendidikan di negara ini, jika mereka yang seharusnya dipersiapkan untuk segera menghadapi dunia luar dengan kemampuan dan bekal yang diberikan dengan maksimal, malah dijadikan sebuah permainan uang yang sengaja dimainkan demi keuntungan oknum-oknum tertentu, dan betapa mirisnya jika suati status pahlawan yang diagungkan dan dimuliakan tercoreng hanya dengan sebuah tindakan kecil yang didasari oleh materi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar